12/22/2014

Entering the Second Trimester

Efektif begitu masuk ke trimester 2, banyak banget perubahan yang saya alami. kandungan tiba-tiba aja berasa lebih kuat dari sebelumnya. Yang biasanya langsung berasa ngilu kalau kena polisi tidur dan lobang jalanan, sekarang gapapa. Mual yang selama 3 bulan terakhir ini terus menghantui sepanjang siang dan malam, sekarang tiba-tiba ngabur entah ke mana (walaupun kadang suka muncul lagi sih seenak-enak dia). Tapi gara-gara itu, nafsu makan pun semakin membaik. Kadang saking keenakannya saya suka lupa kalo lagi hamil. Soalnya tanda-tanda hamil itu tiba-tiba gak saya rasain. Apalagi berat badan baru naik sekilo dua kilo, dan gerak bayi juga masih belum berasa. Makanya saya dan mual itu jadi kayak love and hate relationship hahaha. Kalo ada pengen diilangin cepet-cepet, kalo ga ada malah dicariin. Sesekali kalo mual itu tiba-tiba datang, akhirnya malah saya nikmatin (walaupun muka udah gak beres bentukannya). Karena selain pas USG ke dokter, saya gak tau apalagi indikasi kehidupan di dalam rahim saya itu kecuali mual dan gerakan janin (yang kata dokter baru akan benar-benar terasa di usia 18-20 minggu).

Kelar Trimester pertama, berita pun sudah sengaja saya sebar ke orang-orang. Masa yang paling rawan sudah terlewati, rasanya udah aman untuk nyebarin berita baik ini ke orang-orang. Kebetulan kantor saya harus pergi ke Bali untuk team building. Semua orang pun heran kenapa saya gak ikut. Jadi sekalian aja diumumin kalo saya gak bisa ikut karena lagi hamil. LEGA DEH... Karena selama ini saya masih menutup rapat-rapat kehamilan ini. Bukannya gak mau nyebar berita baik, tapi di kehamilan kali ini saya mau santai-santai aja. Gak mau bikin orang lain kegirangan dulu sementara saya sendiri gak pede sama keadaan diri sendiri. Istilah kata 'managing expectation'. Kalau ternyata di tengah-tengah ada kendala, saya jadi gak merasa bertanggung jawab untuk menjelaskan ke orang kenapa begini dan kenapa begitu. Apalagi tau sendiri orang kadang suka asal nyeplos, tapi lupa mikirin perasaan kitanya. 

Iya, saya emang sangat melindungi perasaan saya di kehamilan ini. Dan apalagi dengan riwayat kehamilan saya sebelumnya, kali ini saya gak mau kepedean yakin kalo semua pasti baik-baik aja. Sekarang saya lebih fokus ke perkembangan janin sesuai dengan jadwal pertemuan dokter. Satu per satu tahap itu dijalani secara santai, dan alhamdulillah sampai hari ini semua berjalan lancar. Itu aja yang penting buat saya.

Btw ini hasil USG di week 14. Tulang belakangnya udah keliatan hihihi...



12/06/2014

a 3D overview

Masuk ke minggu ke 12, saya dijadwalkan bertemu dr. Robert untuk melakukan USG 3D. Hal ini dilakukan supaya jika ada kelainan di kehamilan bisa dideteksi sejak dini.




Tampilan USG 3D juga masih berupa layar hitam putih. Tapi visual tampak lebih akurat dan pergerakan janin juga lebih jelas terlihat. Saya terharu gila-gilaan waktu melihat janin di dalam rahim saya ternyata lagi loncat-loncat dengan aktifnya. Padahal usianya baru menginjak 12 minggu dan saya belum merasakan gerakan apa pun di perut saya. Bentuknya pun semakin mirip seperti bayi. Dan biarpun jari-jari mungilnya belum terlihat jelas, tapi tangan dan kakinya sudah mulai bergerak-gerak dengan lincah. Dua titik hitam di wajahnya sudah menyerupai mata. Dan ada sebuah garis putih mungil menjulang di wajah yang menandakan itu tulang hidungnya. Dan yang terpenting, sebuah titik kecil yang terus berkedip di bagian dadanya, yaitu jantung. Inilah pertama kali saya dan Misua mendengarkan detak jantungnya. Kehamilan ini semakin terasa nyata. :')

Kali ini dr. Robert memeriksa dengan lebih seksama. Ia mengukur beberapa faktor indikasi seperti lingkar kepala (BPD), ketinggian tulang hidung, panjang janin (CRL) dan ketebalan leher belakang (NT). Ukuran-ukuran ini bisa mendeteksi apabila janin memiliki kecenderungan down syndrome atau tidak. Dan apabila ukuran tidak sesuai dengan semestinya, maka perlu dilakukan tes lebih lanjut yaitu pengambilan sampel air ketuban (CVS). Alhamdulillah, semua dalam keadaan normal. 

Minggu ini juga menandakan akhir dari trimester pertama saya.

Kalau ingin tahu apa saja yang harus diperhatikan ketika USG, bisa baca-baca di sini.


Resep dokter:

Asam Folat 1x1
Ascardia 1x1
Folamil 1x1

Cygest & Duphaston distop karena masa rawan sudah terlewati dan diganti dengan multivitamin Folamil untuk melengkapi nutrisi di trimester 2