Beliau praktek dari jam 3 sore. Tapi susternya bilang, pendaftaran sudah dibuka 1 jam sebelumnya, yaitu jam 2 siang. Setelah itu antrean akan dilakukan berdasarkan orang yang pertama mendaftar. First come first serve. Maksud hati sih sampai di sana jam 2 teng, supaya dapat nomor-nomor awal. tapi ternyata saya pun ketahan sama kerjaan di kantor. Untung lokasi dari kantor cukup dekat. Jadi akhirnya saya sampai sana jam 3 sore. Sesampainya di sana, mendaftar sebagai pasien baru dulu di bagian depan dekat UGD, baru akhirnya diarahkan ke poli kebidanannya. Sesampainya di poli, saya bilang kalau ini kunjungan pertama saya. Suster menanyakan buku/data hamil saya di minggu-minggu sebelumnya, yang saya jawab dengan gelengan kepala karena saya memang tidak berhasil mendapatkan data medis saya dari JWCC... KZL! (Nanti pasti akan saya kejar data itu sampai dapat. Karena biar bagaimana pun itu kan hak pasien). Data yang saya bawa hanyalah keterangan hari pertama mens terakhir, hasil test kekentalan darah 3 bulan terakhir dan hasil USG 4D di minggu ke 22 kemarin. Saya lalu ditensi (112/72) dan ditimbang berat badannya. Kita mendapat antran no 10 dengan perkiraan 5 antrean memakan waktu sekitar 1 jam. Jadi kalo dapet nomer 10, artinya saya baru akan masuk sekitar jam 6 sore.
Untungnya belum sampai jam 6, nama kita sudah dipanggil. Cukup lega karena artinya antrean gak sampe jam 11 malem seperti kata orang-orang. Dokternya tampaknya berusia 50an dan model orangnya santai. Kita disambut dengan celetukan-celetukan yang cukup untuk mencairkan suasana. Dan lucunya ternyata dia pun kenal dr Andi, satu almamater katanya. Setelah menjelaskan sedikit background dari kedatangan saya dan menunjukkan hasil USG terakhir, dr Nur pun akhirnya mempersilakan saya untuk di USG. Saya cukup terkesima dengan cara beliau melakukan USG, Beliau menjabarkan semuanya dengan sangat rinci. Mulai dari lingkar kepala, keberadaan otak kanan dan kiri, leher, empat bilik jantung dan tak adanya kebocoran, lingkar perut, lambung, ginjal, kandung kemih, jenis kelamin, tulang paha, berat bayi, detak jantung (163bpm), hampir semua dijelaskan satu per satu seperti ketika saya melakukan USG 4D (hanya saja dengan gambar kualitas 2D).
So far saya cukup puas dengan pertemuan pertama ini. Ada beberapa vitamin yang dia ganti. Saya cuma mengingatkan kalau saya ada keturunan diabetes (sayangnya saya lupa bilang kalau saya sebelumnya adalah penderita PCOS - dengan kondisi insuline resistance), jadi saya minta dicek gula darah karena takutnya beresiko kena Gestational Diabetes. Beliau pun akhirnya memberi surat pengantar. Selebihnya beliau gak melarang saya makan apa pun dan menekankan kalau kondisi ibu dan bayi sehat dan normal-normal saja. Dia menyarankan untuk datang 1 bulan lagi (sesuatu yang gak pernah kejadian selama saya hamil ini ~ hahaha norak). Saya akan meneruskan check up ke beliau dan so far saya bisa membayangkan proses melahirkan dengannya di RSB Asih. Doakan saja semoga semuanya lancar sampai waktunya nanti dan dia selalu ada di saat-saat paling dibutuhkan. Amiiin.
Resep dokter:
Ascardia 1x1
Calplex 1x1
Prohelic 1x1



