10/31/2014

Take it One Day at a Time

Setelah beberapa hasil test pack yang positif dan pertemuan dengan Bunda Diah, sekarang saatnya mengkonfirmasi semua itu dengan bertemu dokter kandungan. Nah inilah part yang agak tricky. Karena kehamilan ini sudah ditunggu lama, pilihan dokter kali ini bukan lagi berdasarkan dokter yang ramah dan ngemong seperti dokter di kehamilan saya sebelumnya. Tapi kita justru mencari dokter yang cukup serius menangani kehamilan yang kemungkinan beresiko seperti saya.

Di dalam pikiran kita, tak ada kandidat lain selain dr. Andi Hudono, yang kebetulan dokter terakhir yang kita datangi untuk melakukan program. Tarif beliau memang jauh di atas rata-rata dokter yang ada. Tapi demi menjaga janin ini seoptimal mungkin, apa pun kita lakuin. :)



Hasil pemeriksaan dr. Andi cukup melegakan. USG menunjukkan adanya kantong walaupun janin masih belum terlihat. Dari perhitungan hari pertama haid terakhir dan hasil USG, bisa diperkirakan kandungan berusia 6 minggu.

Rata-rata kandungan berusia 6 minggu memang belum kelihatan janinnya. Jadi semua masih dalam keadaan normal. Dokter menyuruh kita kembali lagi 10 hari kemudian untuk melihat perkembangannya. Sementara itu dia meresepkan banyak obat dan vitamin serta tes darah untuk kembali mengecek toksoplasma yang sebelumnya masih berada di grey area dan kekentalan darah. Hasil kekentalan darah bisa dilihat setelah satu hari. Dan hasilnya masih cenderung kental. Sementara hasil Tokso baru bisa dilihat setelah 4-5 hari, jadi sementara itu saya harus tetap meminum obat tokso untuk pencegahan.


Resep Dokter:
Cygest 1x1 (progesteron, penguat kandungan)
Duphaston 3x1 (penguat kandungan)
Asam Folat 1x1 (pertumbuhan sel otak)
Ascardia 1x1 (pengencer darah)
Rovamycin 3x1 (toksoplasma)

Obatnya memang banyak dan bahkan ada yang harus dimasukkan lewat vagina. Harganya apalagi... jangan tanya hahaha. Tapi lebih baik begini, saya dan Misua pun lebih tenang. :) Lagi-lagi kita gak mau over-excited seperti kehamilan yang dulu dan ternyata malah berakhir dengan gak enak. Sekarang semua tahap kita jalani satu per satu sampai semua terasa aman. Berita ini pun belum kita announce ke siapa-siapa kecuali ke keluarga inti.

Selain itu hanya bos-bos saya saja yang langsung saya beritahu begitu pulang dari dokter. Ada 2 business trip dan 1 on going project yang bebannya cukup berat, yang harus saya lakukan dalam waktu dekat. Dengan keadaan seperti ini, pastinya saya belum bisa travelling by plane dan lembur-lembur terlalu berat. Dan alasan apa lagi yang paling tepat selain jujur sejujur-jujurnya. Lagipula kehamilan ini penting banget buat saya karena kesempatannya gak datang setiap hari. Gak ada salahnya saya minta didukung di masa-masa seperti ini. :)

No comments:

Post a Comment